Tool Artificial Intelligence Facebook Untuk Mencegah Bunuh Diri

Kejadian pengguna Facebook melakukan bunuh diri sambil menyiarkannya langsung melalui tayangan Facebook Live sudah beberapa kali terjadi. Itulah sebabnya,  pekan ini pengelola jejaring sosial tersebut memperkenalkan tool baru untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Tool dimaksud berupa program kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Tool ini bertugas menelusuri posting dari para pengguna Facebook dan menemukan gejala bunuh diri, misalnya komentar bernada khawatir dari teman si pengguna. Temuan AI tersebut akan secara otomatis dilaporkan ke Facebook.

Pihak Facebook kemudian akan berupaya menghubungi pengguna yang diidentifikasi menunjukkan gejala bakal bunuh diri, termasuk dengan menampilkan layar berisi informasi layanan konsultasi.

Sebelumnya, Facebook hanya mengandalkan laporan dari sesama pengguna untuk mengidentifikasi orang yang kiranya berniat mengakhiri hidup. Laporan-laporan dari pengguna ini juga digunakan untuk “melatih” algoritma AI agar lebih cakap dalam mengendus aneka gejala bunuh diri yang mungkin timbul.

Product Manager Facebook Vanessa Callison-Burchold mengatakan bahwa AI baru yang tengah diuji coba di kalangan user Facebook di Amerika Serikat ini ternyata lebih akurat dibandingkan laporan dari sesama pengguna.

“Kemungkinannya lebih besar bagi Facbeook untuk mengirim sumber daya (pencegah bunuh diri) ke orang-orang yang dilaporkan oleh AI, ketimbang yang dilaporkan oleh pengguna,” ujar Callison-Burchold, sebagaimana dirangkum  dari Buzzfeed, Kamis (2/3/2017).

Dia melanjutkan, AI akan bekerja otomatis di latar belakang sistem (background). Namun, dalam kasus yang dinilai darurat dan butuh penanganan segera, AI akan langsung melapor ke anggota community team Facebook.

Selain AI, Facebook turut meluncurkkan beberapa tool lain dengan tujuan sama, termasuk layanan chatting dengan organisasi-organisasi pencegahan bunuh diri via Messenger. Ada juga pengiriman informasi konsultasi secara langsung ke penyiar Facebook Live yang terindikasi bakal bunuh diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *