Home / Programming / Virtual Box sebagai Media Belajar Instalasi Windows dan OS Lain

Virtual Box sebagai Media Belajar Instalasi Windows dan OS Lain

Virtual Box ialah jenis aplikasi atau software yang dapat di gunakan sebagai simulasi untuk pembelajaran instalasi windows, OS lain dan berbagai macam aplikasi sebelum di instal ke komputer asli. Selain instalasi OS dan aplikasi virtual box juga dapat di gunakan untuk media belajar jaringan komputer dan sebagai  nya tanpa melibatkan OS asli.

1. Instalasi VirtualBox

1. Pertamanya sebelum kita melakukan proses peng instalan, maka kita harus mendownload file instalasi virtual box terlebih dahulu, kamu dapat mendownloadnya secara gratis melalui sumber yang ada di internet dan sebagai nya.

2. Setelah siap di download,  pertama – tama lakukan penginstalan virtualbox nya,

lakukan lah instal virtualbox caranya mengklik sebanyak dua kali pada file exe nya. Maka anda masuk ke jendela selamat datang. Siap itu Klik Next> .

3. Nah pada jendela Custom Setup, atur dulu pengaturan default nya. Dahtu  Klik Next>.

4. Masuk pada menu atau jendela selanjutnya dan di situ ada macam macam pilihan tentang shortcut agar dapat meng akses virtualbox yang telah di download. Maka centang semua dan klik Next>.

5. Setelah itu akan masuk ke menu selanjutnya dan terdapat peringatan untuk peng instalan fitur virtual box network dan akan memutuskan koneksi jaringan internet. Maka klik Yes.

6.  Di menu akhir virtual box sudah siap buat di instal. Maka klik Instal dan tunggu sebentar saja.

7. Jika sudah selesai maka akan ada pemberitahuan bahwa proses peng instalan sudah siap. Untuk membukanya kliklah kotak checklist dan klik Finish.

2. Membuat Virtual Machine

1. Pertamanya langkah yang harus di lakukan ialah klik kan tombol New atau boleh juga dengan tombol  “ CTRL + N” .

2.  Setelah selesai klik Next. Dah siap di klik New dan masuk kan lah Nama, Tipe dan Versi virtual machine Anda. Selanjutnya klik Next.

3. Di bagian menu berikutnya anda akan di suruh menetukan ukuran Memori atau RAM yang akan di gunakan untuk mesin virtualnya. Virtual Box memberi rekomendasi ukuran memori berdasarkan sistem operasi yang akan di instal, tapi anda perlu untuk mensisakan beberapa, supaya sistem operasi reguler anda tetap dapat berjalan. Maka dari itu klik kan Next.

4. Langkah berikutnya ialah membuat hard disk virtual yang akan di gunakan untuk meng instal sistem operasi dan program pada mesin virtual anda nanti. Ada tiga pilihan pengaturan yang dapat anda gunakan .

  • Do not add a virtual hard disk
  • Opsi ini digunakan untuk tingkat mahir dimana hard disk virtual akan dibuat dalam pengaturan terpisah setelah pembuatan mesin virtual selesai.
  • Create a virtual hard disk now
  • Opsi ini digunakan untuk membuat hard disk virtual baru bersamaan dengan pembuatan mesin vitual.
  • Use an existing virtual hard disk file
  • Opsi ini digunakan untuk menggunakan hard disk virtual yang sudah pernah anda buat.

Untuk saat ini karena anda belum memiliki hard disk vitual maka pilih Create a virtual hard disk now dan tekan Create.5. Pilih tipe file hard disk yang akan kita gunakan .

Terdapat 3 tipe jenis file hard disk yaitu :

  1. VDI (Virtualbox Disk Image) adalah format native dari Virtual Box
  2. VHD (Virtual Hard Disk) adalah format native dari Microsoft Virtual PC
  3. VMDK (Virtual Machine Disk) adalah format native
  4. Jika anda tidak ingin menggunakannya untuk software virtualisasi lainnya pilih “VDI (VirtualBox Disk Image)”. Kemudian pilih Next >.
  5. 6. Pada langkah selanjutnya anda akan diminta untuk memilih bagaimana virtual hard disk tersimpan pada hard disk fisik anda. Terdapat dua opsi pengaturan yaitu :
  6. Dynamically Allocated, menggunakan kapasitas hard disk fisik berdasarkan jumlah hard disk virtual, tidak berdasarkan ukuran yang telah di tentukan.
  7. Fixed Size, kapasitas hard disk fisik yang digunakan berdasarkan kapasitas hard disk virtual yang dibuat.
  8. Pilih sesuai kebutuhan anda (direkomendasikan menggunakan Dynamically Allocated)  dan kemudian pilih Next >.

7. Pada langkah terakhir adalah menentukan Lokasi & Ukuran hard disk virtual anda. Silahkan atur sesuai dengan kebutuhan anda. Ada baiknya anda menyesuaikan dengan system requirement dari OS yang akan di install. Setelah selesai klik Create maka mesin virtual anda telah berhasil dibuat.

3. Menjalankan Virtual Machine

Setelah selesai membuat virtual machine yang harus anda lakukan selanjutnya yaitu menjalankannya dengan mengklik tombol Start.

Saat pertama kali anda menjalankan virtual machine, anda tetap harus menginstall sistem operasinya, sama seperti pada komputer biasa, ini berarti anda harus menyiapkan DVD instalasi atau file ISO sistem operasi anda. Pastikan Type & Version ISO yang anda punya sama dengan yang sudah anda atur di Langkah 2 pada Membuat Virtual Machine.

Kesimpulan :

Dari materi yang saya ambil ini kita jadi mudah untuk mengetahui cara menginstal dan menggunakan virtual box. Kita semua tau virtual box sangatlah berguna untuk melakukan percobaan hal-hal baru tanpa mengganggu sistem komputer itu sendiri.Virtual box juga sangat mudah di gunakan dan memiliki kapasistas yang cukup untuk semua komputer. Menurut saya virtual box sangatlah di rekomendasi kan untuk para pemula yang ingin belajar komputer sebelum mencoba komputer asli itu sendiri.

Comments

comments

Tutorial Lain

Bahasa pemograman php

Bahasa Pemograman PHP Apa itu penjelasan bahasa pemograman PHP? Bahasa pemograman yang dimasukan atau di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *